Artikel yang sangat menarik ini kudapat dari akh Rois di milisnya KSAI Al Uswah, kelihatannya forwarding dari milisnya Teknik Mesin UGM ‘99,

kayaknya cocok banget deh sama wacana pro-kontra poligami dan perselingkuhan yang kerap menghiasi berbagai media akhir-akhir ini, berikut adalah isi e-mailnya

———- Forwarded message ———-
From: bunga mawar <barano******@yahoo.com>
Date: Dec 1, 2006 11:52 PM
Subject: [mesinugm99] WANITA ITU ISTIMEWA
To: mesinugm99@yahoogroups.com

Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja
peraturan dibawah ini :

1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
8. Dll.

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya
berpromosi untuk “MEMERDEKAKAN WANITA”.

Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya)?
1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.
2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?
3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.
4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat ia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.
5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu :
Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang
wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.
6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu :
sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.
7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada
ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Ingat firman Nya, bahwa mereka tidak akan
berhenti melakukan segala upaya, sampai kita
ikut / tunduk kepada cara-cara / peraturan buatan
mereka. (emansipasi ala western)

Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha
Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah
pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga
segala hukumnya/peraturannya, adalah YANG
TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan
segala peraturan/hukum buatan manusia. Jagalah
isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan
ladangmu. Sebagaimana Rasulullah pernah
mengajarkan agar kita (kaum lelaki) berbuat baik
selalu (gently) terhadap isterimu.

Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika kita
memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu
menjaga dan mengantarkannya menjadi muslimah
yang baik, maka surga adalah jaminannya. (untuk
anak laki2 berlaku kaidah yang berbeda).

Berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau
hanya untuk apresiasi absurd dan semu di dunia
ini. Tunaikan dan tegakkan kewajiban agamamu

Mmm.. memang begitulah adanya.. fitnahnya orang-orang munafik itu jauh lebih besar ketimbang fitnahnya orang-orang kafir, makanya Allah menjanjikan orang-orang munafik adzab yang lebih pedih ketimbang orang-orang kafir.

Ngakunya orang islam, bahkan ada yang sudah punya embel-embel Kyai Haji, tapi anehnya apa yang mereka perjuangkan selalu bertentangan dengan nilai-nilai islam…

Poligami dicerca, prostitusi dibela.

Yang porno dibilang seni lah, kebebasan berekspresi lah… eh, yang jelas-jelas ayat suci malah dibilang porno.

Naudzubillahi min dzalika.